Sabtu, 09 Juni 2012


ADA satu hal menarik yang sudah pernah saya lakukan selama hidup: berkunjung ke suatu tempat di dunia  yang namanya sama dengan nama saya. Bagi sebagian orang mungkin ini hanya lelucon atau hal nonsense yang tidak penting, tapi untuk saya pribadi, ini menakjubkan.


Tempat yang saya maksud adalah suatu daerah di utara Singapura, distrik bernama Fajar. Bisa ditempuh dengan MRT north-south line, dan turun di stasiun Choa Chu Kang, kemudian ganti dengan monorel berukuran lebih kecil dengan rute Bukit Panjang yang berjalan otomatis tanpa masinis.

Perjalanan ke distrik Fajar bagi saya benar-benar tak terlupakan. Walau hanya diantarkan sampai ke stasiun Fajar oleh ibu dan kakak, dengan berani saya sendirian mengelilingi daerah tersebut. Cukup sepi untuk ukuran Singapura, namun nyaman dan teduh, hawanya termasuk kategori sejuk dari seluruh daerah di Singapura, hal ini karena lokasi Distrik Fajar yang memang terletak di daerah perbukitan.

Tidak banyak yang bisa ditemukan di Distrik Fajar memang,tempat ini hanya daerah pemukiman masyarakat muslim Singapura yang mayoritas keturunan melayu. Meski bangunan-bangunan paling dominan di daerah ini hanyalah HDB (House Development Board –semacam rusun, tipikal tempat tinggal warga Singapura), namun ada juga klenteng dan masjid besar yang artistik.

Secara garis besar, tempat ini cukup indah, setidaknya menurut saya, sayang saya tidak mengambil banyak foto. Saya rasa  ini adalah salah satu cara Tuhan membuat hati saya bahagia selama hidup ini. Saya akan mencari daerah-daerah bernama sama dengan saya lainnya untuk dikunjungi, bagi yang mau melakukan hal yang sama, rasakan sendiri sensasinya ya! J


Tidak ada komentar: